Rem tromol sepeda motor dan gangguanya

Author : UnknownTidak ada komentar


Fungsi dari rem adalah mengurai kecepatan laju sepedah motor dan untuk menghentikanya. Jenis rem yang di gunakan pada sepedah motor adalah tromol dan cakram.

Penetuan pengunaan rem yang akan di gunakan di pengaruhi oleh banyak hal, misalnya, kecepatan maximum kendaraan, berat kendaraan, jenis ban dan lain-lain.

Pada sistim rem pasti ada ganguan-ganguan yang terjadi, baik itu pada rem tromol atau cakram. Di sini akan kita bahas masalah-masalah yang sering kita jumpai pada rem tromol. 


pengereman kurang pakem ( kurang mantep) kemungkinan banyak penyebab, dan harus di periksa Kemungkinanya :
  • penyetelan kurang tepat.
  • keausan pada tromol.
  • keausan pada kampas.
  • pemasangan kampas rem tidak Benar.
  • kabel rem macet ( kurang pelumasan ).
  • terjadi kontaminasi pada tromol.
  • terjadi kontaminasi pada kampas .

handel lambat atau terlalu keras untuk kembali pada posisi semula (serat) Kemungkinan penyebabnya :
  • terjadi keausan pada sepatu rem akibat bergesekan dengan nok ( tonjolan).
  • terjadi keausan atau patah, pada per rem.
  • terjadi kerenggangan yang berlebihan antara lengan rem dengan nok.
  • penyetelan kurang tepat.
  • tromol macet akibat kontaminasi.
  • kabel rem macet karna kurang pelumasan.
  • kesalahan pemasangan pada tromol.

terjadi bunyi pada saat di rem. Kemungkinan penyebabnya :
  • terjadi keausan pada kampas.
  • terjadi keausan pada tromol.
  • kontaminasi pada tromol.

Itulah beberapa penyebab yang sering terjadi pada rem tromol, yang kadang membuat kita bingung apanya yang rusak. bonkar sendiri atau bawalah ke benkel untuk memberbaiki masalah-masalah yang terjadi, penggantian onderdil yang aus dan rusak sangat di anjurkan untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginka pada waktu kita berkendara.

Rem tromol sendiri terbagi menjadi 2. Yaitu :
  1. Singgle leading shoe type ( leading-trailing shoe type )
  2. Dual leading shoe tpye.

single leading shoe type ( leading-trailing shoe type) pada type ini .
tenaga pengereman dari pedal atau handle rem di alirkan ke bubungan rem melalui kabel atau batang rem.
Bubungan akan menggerakan sepatu rem ( shoe ) rem, yang selanjutnya bergesekan dengan drum ( tromol ) yang berhubungan dengan roda. Sehinga putaran roda akan di perlambat.

dual leading shoe type. 
Perbedaan dengan single leading shoe, pada type ini memiliki atau memakai dua buah bubungan rem. Dengan gaya yang sama dari pedal atau handle rem. Type ini akan memberikan gaya pengereman yang lebih besar.

Debu asbes dari kampas diketahui dapat menyebabkan terjadinya ganguan pernapasan dan kangker. Jangan mengunakan tekanan angin atau sikat kering, saat membersihkan debu rem..

Artikel Terkait

Posted On : Minggu, 31 Januari 2016Time : 22.52
SHARE TO :
| | Template Created By : Binkbenks | CopyRigt By : My Blog | |
close
Banner iklan disini
> [Tutup]