Author : UnknownTidak ada komentar
SEPUTARKUDUS, NGANGUK - Beberapa orang tampak berdiri mengantre di lobi gedung Bank BRI Cabang Pusat Kabupaten Kudus, di tepi selatan Jalan Jenderal Sudirman, Desa Nganguk, Kecamatan Kota, Kudus. Satu persatu mereka menuju meja teller untuk bertransaksi. Tampak beberapa nasabah bertransaksi untuk menyetor maupun menarik uang. Dari sekian banyak transaksi, tak satu lembar pun uang cetakan baru terlihat.
![]() |
Sejumlah nasabah bertransaksi di meja teller Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pusat Kudus. Foto: Rabu Sipan |
Menurut Asisten Manajer Operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pusat Kudus Maryatun (55), peredaran pecahan uang baru belum sampai di di Kudus. Masyarakat Kudus yang penasaran dengan desain dan bentuk uang kertas keluaran terbaru agar bersabar untuk memiliki uang baru tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat Kudus bersabar untuk memiliki uang dengan desain terbaru tersebut. Karena baru di-launching oleh Bank Indonesia dan diresmikan oleh presiden RI bapak Joko Widodo pada hari Senin (20/12/2016). Peredaran uang baru tersebut juga masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Perempuan yang tinggal di Perumahan Kudus Permai, Desa Garung Lor, Kaliwungu mengatakan, masyarakat yang ingin memiliki pecahan uang terbaru bisa menukar langsung ke Bank BI Semarang. Karena menurutnya setiap Kamis Bank BI melayani penukaran uang untuk masyarakat umum.
Perempuan yang sudah mengabdi selama 34 tahun di BRI itu mengatakan, peredaran uang baru tersebut baru sampai di bank koordinator BRI Semarang di Jalan Patimura. Namun menurutnya, kabar jumlah uang baru yang diterima pihak bank koordinator BRI Semarang juga masih terbatas, karena memang masih dalam tahap pengenalan.
Perempuan yang sudah mengabdi selama 34 tahun di BRI itu mengatakan, peredaran uang baru tersebut baru sampai di bank koordinator BRI Semarang di Jalan Patimura. Namun menurutnya, kabar jumlah uang baru yang diterima pihak bank koordinator BRI Semarang juga masih terbatas, karena memang masih dalam tahap pengenalan.
![]() |
Maryatun, Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Pusat Kudus |
Dia memberitahukan, pekan depan di Bank BRI Cabang Pusat Kudus dimungkinkan sudah ada uang baru. Karena menurutnya, pekan depan BRI Kudus mau tambah kas ke Bank Koordinator BRI Semarang sekaligus minta uang desain baru. “Semoga saja pekan depan di Bank BRI Cabang Kudus sudah ada uang desain baru,” harapnya.
Serupa dengan Bank BRI Cabang Kudus, Bank Mandiri Kudus juga belum menerima uang kertas desain baru. Wahyu Sudarsono (35), Brand Operational Manager Bank Mandiri Kudus mengatakan, sebenarnya Bank Mandiri sudah mengajukan ke BI untuk distribusi uang baru ke Bank Mandiri Wilayah Semarang.
![]() |
Sejumlah nasabah bertransaksi di Bank Mandiri Cabang Kudus. Foto: Rabu Sipan |
Bahkan menurutnya, pengajuan tersebut pada Selasa (21/12/2016) yang berarti sehari setelah acara launchinguang kertas baru. Namun sampai pekan ini Bank Mandiri Wilayah Semarang belum ada uang baru. “Apalagi di Bank Mandiri Kudus,” ujar pria yang akrab disapa Wahyu sambil tersenyum.
Pria yang sudah bekerja di Bank Mandiri selama 11 tahun itu mengatakan, belum tahu kapan persisnya uang baru tersebut distribusinya sampai di bank Mandiri Kudus yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, tepatnya di pojok Penthol itu.
“Aku tidak bisa memastikan pekan depan di Bank Mandiri Kudus sudah tersedia aneka pecahan uang kertas baru atau belum. Tapi kalau dua pekan setelah lounching aku pastikan di Bank Mandiri Kudus sudah ada berbagai macam uang kertas desain baru tersebut,” ujarnya.
Artikel Terkait
- Tak Kapok Gagal Usaha Jual Gorengan di Tangerang, Pria Asal Cirebon Ini Mantap Buka Usaha Batu Alam di Kudus
- Gawik Bangga, Meski Bekerja Sebagai Juru Parkir, 6 Anaknya Tak Ada yang Putus Sekolah
- Saat Malam Tiba, Penjual Mainan Anak-Anak Asal Jepara Ini Bermalam di Hotel untuk Menikmati Hidup
- Orang Singocandi Ini Tak Akan Melepas Yamaha 75 Butut Miliknya Meski Ditawar dengan Harga Selangit
- Toko Sandal Lucu di Kudus Tiga Tahun Dirintis Kini Memiliki 80 Reseller dengan Omzet Rp 20 Juta Sebulan
- Pria Tak Lulus SD Ini Bisa Bangun Rumah Bertingkat dan Beli Mobil Hasil Berjualan Bakso Bakar
- Warga Blora Ini Berharap Daerahnya Punya Taman Lampion yang Indah Seperti di Kudus
- Stasiun (3-Habis), Tiga Kali Datang ke Kudus, Bung Karno Naik Kereta dan Turun di Stasiun Wergu
- Masyarakat Kudus yang Ingin Punya Uang Desain Baru Sabar Dulu, Pekan Depan Bisa Diburu
- Setelah Lulus SMA Mugi Buat Kerajinan Berbahan Ban Bekas Peninggalan Ayahnya, Kini Berkembang Pesat
- Murawat Jual Jagung Manis di Kudus Sejak 1987 di Kudus, Tak Pernah Pindah ke Daerah Lain
Posted On : Kamis, 22 Desember 2016Time : 03.56